Pentingnya Sirkulasi Udara (aerasi) pada Budidaya Jamur Tiram


Aerasi yaitu proses pertukaran atau aliran udara yang mengandung oksigen (O2) dengan karbondioksida (CO2). Dalam siklus atau perputaran masa hidup jamur tidak membutuhkan kedua jenis udara itu dengan sama besar.

Pada saat pertumbuhan misellium kebutuhan akan karbondioksida lebih tinggi dibandingkan oksigen. Sedangkan untuk pembentukan primordial hingga tubuh buah dewasa membutuhkan oksigen lebih banyak dibandingkan karbondioksida.

Dengan demikian, baglog yang telah diinokulasikan disimpan dalam ruang tanpa ventilasi (jendela) agar pembentukan misellium menjadi baik dan lebih cepat. Kemudian saat ingin pembentukan tubuh buah, ventilasi perlu dibuka agar sirkulasi udara baik.

Pasokan oksigen yang kurang pada saat pembentukan tubuh buah akan mengakibatkan pertumbuhan tubuh buah kurang maksimal sehingga kerdil. Misellium dapat pula memadat pada satu wilayah karena sirkulasi yang tidak merata.

Kebutuhan oksigen yang besar bukan berarti mengesampingkan keberadaan karbondioksida. Jumlah karbondioksida yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan tangkai jamur tiram menjadi panjang (etiolasi).

Satu Tanggapan

  1. […] Makan jagung sambil memandangi jamur tiram di kumbung.  awas tercecer jagungnya atau lupa sengaja dibuang bonggolnya di pojokan kumbung… bisa […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: