Memilih Mutu Bibit Jamur Tiram yang Baik


Bibit yang baik menentukan hasil produksi jamur tiram  menjadi baik pula. Bibit yang baik dapat melipatgandakan hasil panen, tahan penyakit atau vigor sehingga tahan penyakit. Berikut pemilihan bibit yang baik:

1. Bibit yang baik yaitu apabila pertumbuhan misellium jamur terlihat rapat, merata dan segar, tidak terlalu padat (tua) atau tidak terlalu tipis (muda).
2. Kemurnian tinggi dengan dicirikan tidak adanya bercak warna lain sebagai ciri terjadinya kontaminasi. Bibit yang mengalami kontaminasi tidak boleh dipakai.
3. Umur bibit harus pas. Cara mengetahuinya yaitu dengan cara mengetahui atau menuliskan tanggal pembuatan bibit. Bibit yang kadaluarsa / terlalu tua lebih baik tidak dipakai karena daya hasilnya telah menurun.
4. Bibit hendaknya diletakkan dalam lemari pendingin dan tidak terkena cahaya. Saat hendak digunakan bibit didiamkan dalam ruang selama satu hari untuk pengadaptasian dan mengaktifkan kembali miselliummya.
5. Bibit jamur sebaiknya sekali pakai atau tidak dapat digunakan dilain waktu apabila tutup botol telah terbuka. Botol yang telah terbuka dimungkinkan terjadi kontaminasi. Olehkarena itu perlu perkiraan perbandingan bibit dengan baglog yang akan dibuat supaya sekali habis. Bibit ukuran botol saus cukup untuk 30-40 baglog produksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: