Hama Kumbang Cyllodes bifacies


Kumbang ini termasuk dalam famili Nitidulidae, subfamily Nitidulinae dan genus Cyllodes. Kumbang C.bifacies banyak ditemukan pada cairan tumbuh-tumbuhan yang terfermentasi atau menjadi asam, misalnya di sekitar buah-buahan yang telah membusuk dan beberapa jenis jamur (Borror et al. 1996).

Seperti kebanyakan kumbang dari famili Nitidulidae, C. bifacies memiliki elitra yang tidak menutupi seluruh abdomen sehingga ruas terakhir abdomen tampak. Kumbang berbentuk oval dan cembung, berwarna coklat kehitaman hingga hitam mengkilap dan pada elitra terdapat spot berwarna merah atau kuning keruh.

Telur berbentuk lonjong, berwarna putih bening dan akan berubah menjadi keruh ketika akan menetas. Pakki (2001) menyebutkan pada umumnya telur akan menetas 1.05 hari setelah diletakkan dengan kisaran 0.92-1.09 hari. Larva terdiri dari 3 instar yaitu instar I, instar II dan instar III. Larva berbentuk silindris, agak pipih dan berwarna putih kekuningan.

Lama masing-asng instar adalah 0.7 hari, 0.7 hari dan 4.4 hari (Pakki, 2001). Pada saat larva instar III memasuki tahap prapupa maka larva akan mencari media untuk berpupa. Menurut Borror et al. (1996) larva yang memasuki prapupa akan berhenti makan karena corpora allata tidak aktif lagi dan berhenti menghasilkan juvenil hormon sehingga mengakibatkan terjadinya metamorfosis (Utari, 2002). Masa prapupa ditandai dengan pemendekan ukuran dan pelengkungan tubuh larva seperti huruf C. Bagian kepala, pronotum dan urogomphi berwarna coklat kehitaman sampai hitam.

Pupa berwarna putih dan bertipe eksarata. Pupa yang siap menjadi imago dicirikan dengan perubaan warna yang terjadi pada bakal sayap kedua yaitu dari putih menjadi kehitaman, sedangkan pada bagian pronotum kuning bening kecoklatan.

Lama stadia pupa sekitar 4.3 hari. Imago yang baru terbentuk berwarna kuning kecoklatan dan elitranya masih lunak. Imago akan aktif bila elitranya telah mengeras dan berwarna coklat kehitaman sampai hitam mengkilat. Masa perkembangan pradewasa relatif lebih singkat jika dibandingkan dengan lama hidup imago. Kumbang C. bifacies memiliki siklus hidup selama 26 hari (Pakki, 2001).

Pustaka:

Borror DJ, Triplehorn CA, Johnson NF. 1996. Pengenalan Pelajaran Serangga. Penerjemah Soetiyono P dan Mukayat DB. Ed keenam. Yogyakarta: Gajah Mada Univ. Press.

Pakki T. 2001. Kumbang Nitidulidae (Colleoptera) pada jamur tiram Pleurotus sp. (Tesis). Bogor: Program Pascasarjana, IPB.

Utari S. 2003. Gejala serangan dan kemampuan makan kumbang Cyllodes bifacies Walker (Coleoptera; Nitidulidae) pada jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). (Skripsi). Bogor: Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Download Artikel ini

3 Tanggapan

  1. bagaimana cara mengatasinya???trims

  2. seharusnya ditekan lagi dalam pengendaliannya beserta mush alami.

  3. ass.wr.wb. mas bagaimana pengendalian hama kumbang diatas . secara alami selain kimia. karerna dt4 saya sudah dibatas amabang ekonomi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: